Wisata Jogja Murah 2016 Gua Pindul

Wisata Jogja Murah 2016 Gua Pindul

Wisata jogja murah 2016 – Menyusuri sungai memakai perahu karet adalah hal yang umum, tetapi bila sungai itu mengalir didalam gua sudah pasti jadi petualangan yang mengasyikkan sekalian menegangkan. kecewa airy room gua pindul, satu diantara gua yang disebut rangkaian dari 7 gua dengan aliran sungai bawah tanah yang ada di desa bejiharjo, karangmojo, tawarkan sensasi petualangan itu. Sepanjang lebih kurang 45 – 60 menit wisatawan di ajak menyusuri sungai di gelapnya perut bumi selama 300 m memakai ban pelampung. Petualangan yang menggabungkan kesibukan body rafting serta caving ini di kenal dengan arti cave tubing. Tak dibutuhkan persiapan spesial untuk lakukan cave tubing di gua pindul. Perlengkapan yang diperlukan hanya ban pelampung, life vest, dan head lamp yang semua telah disiapkan oleh pengelola. Aliran sungai yang begitu tenang jadikan kesibukan ini aman dikerjakan oleh siapa saja, dari mulai anak-anak sampai orang dewasa. Saat paling baik untuk cave tubing di gua pindul yaitu pagi hari sekitaran jam 09. 00 atau 10. 00 wib. Selain karna airnya tidaklah terlalu dingin, bila cuaca tengah cerah pada jam-jam itu bakal nampak sinar surga yang datang dari cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah besar di atap gua.

Sembari rasakan dinginnya air sungai yang membelai badan di dalam gua yang minim pencahayaan, seseorang pemandu menceritakan mengenai asal-usul penamaan gua pindul. Menurut legenda yang dipercayai orang-orang serta diceritakan turun temurun, nama gua pindul serta gua-gua lain yang ada di bejiharjo tidak dapat dipisahkan dari narasi pengembaraan joko singlulung mencari ayahnya. Sesudah menjelajahi rimba lebat, gunung, serta sungai, joko singlulung juga masuk gua-gua yang ada di bejiharjo. Waktu masuk ke satu diantara gua mendadak joko singlulung terbentur batu, hingga gua itu diberi nama gua pindul yang datang dari kata pipi gebendul.

Selain bercerita mengenai legenda gua pindul, pemandu juga menerangkan ornamen yang didapati di sepanjang pengarungan. Di gua ini ada banyak ornamen cantik seperti batu kristal, moonmilk, dan stalaktit serta stalagmit yang indah. Satu pilar raksasa yang terbentuk dari sistem pertemuan stalaktit serta stalagmit yang usianya mencapai beberapa ribu tahun lamanya menghadang di depan. Di bagian-bagian atap gua juga ada lukisan alami yang di ciptakan oleh kelelawar penghuni gua. Di dalam gua ada satu tempat yang mirip kolam besar serta umumnya jadikan tempat beristirahat sesaat hingga wisatawan bisa berenang atau terjun dari ketinggian. Ketika kami masih tetap nikmati indahnya ornamen gua di sela bunyi kepak kelelawar serta kecipak air, mendadak pengarungan telah tiba di mulut keluar gua. Bendungan banyumoto yang di bangun mulai sejak zaman belanda dengan latar belakang perbukitan karst juga menyongsong.